Jangan Sampai Menyesal: Panduan Menghindari Kesalahan Fatal Saat Membeli Marmer
Kesalahan dalam membeli marmer bisa berdampak panjang, mulai dari
pembengkakan biaya (overbudget), hasil pemasangan yang tidak seragam,
hingga ketidakcocokan fungsi batu dengan area pemasangan. Marmer bukan keramik
pabrikan yang 100% seragam; ia adalah material alam dengan variasi yang tak
terduga. Oleh karena itu, proses pembeliannya membutuhkan ketelitian ekstra.
Sampel vs Realita dan Perhitungan Waste
Kesalahan paling umum adalah membeli berdasarkan satu keping sampel
kecil (ukuran 15x15 cm) untuk menutupi lantai seluas 200 meter persegi. Sampel
kecil tidak bisa mewakili variasi urat dan gradasi warna dalam satu blok besar.
Anda harus meminta penjual memperlihatkan hamparan luas (slab) atau foto
dry lay untuk melihat karakter aslinya.
Kesalahan kedua adalah perhitungan kebutuhan yang terlalu pas.
Pemasangan marmer, terutama jika ingin menyambung urat (bookmatch),
menghasilkan limbah potongan (waste) yang lebih banyak daripada keramik.
Jika Anda tidak melebihkan pesanan, risiko kehabisan stok di tengah jalan
sangat besar, dan batch batu berikutnya mungkin warnanya sudah berbeda.
Sangat disarankan untuk membaca 5 kesalahan saat memilih marmer sebagai daftar periksa (checklist) sebelum Anda
melakukan transaksi pembayaran.
Pentingnya Konsultasi dengan Ahli
Selain itu, pemilihan finishing juga sering salah kaprah.
Menggunakan marmer polished (kilap) yang licin untuk area basah seperti
kamar mandi atau teras luar sangat berbahaya. Untuk area tersebut, sebaiknya
pilih honed atau acid washed yang lebih kasar.
Cara terbaik menghindari semua risiko ini adalah dengan tidak membeli
"kucing dalam karung". Bermitralah dengan supplier marmer
yang bersedia memberikan konsultasi teknis, transparan mengenai kondisi barang,
dan membantu perhitungan volume dengan akurat. Penjual yang baik akan
mengedukasi Anda, bukan hanya mengejar target penjualan. Dengan persiapan
matang, marmer yang Anda beli akan menjadi elemen kebanggaan rumah Anda, bukan
sumber penyesalan.